Sunday, 10 July 2011

aku

RINDU

Menyayat,

Menaruh

Torehkan luka

Tinggalkan duka

Panas membakar,

Hancurkan,

Leburkan

Ke jalan baqa


KELU

Kini kau tak bisa menyeberang

Kerna jembatan telah kau hancurkan

Saat kata maaf kau habiskan


DOA

Allah,

Jangan biarkan

Nafsu mengikatku

Dan membawaku

Hingga binasa

Allah

Jadikan aku Syakiron

Jadikan aku Shobiron

Ya Allah

Aku tak mampu


DUSTA

Ambillah kertas dan pensil

Tulislah kata

Yang bisa membuatmu bahagia

Menikmati gemerlap dunia

Kaya harta, tinggi jabatan dan tahta

Serta jaminan hari tua

aku pasti akan menulis

kamu .


PERANG ABADI

Wajahku adalah malaikat

Bicara dan berbuat

Agar hati selalu taat

Wajahku adalah syaitan

Masuk ke ubun-ubun

Mengisi aliran nadi

Menjalari urat syaraf

Membakar ghairah syahwat

Disanalah perang setiap hari

Tak henti-henti

Di hati.


MIMPI

Tiada apa

BIJAK

Belajarlah!

Kapan diam

Kapan bicara

Kau bijaksana


HIDUP

Bahawa hakikat hidup

Adalah kematian

Dan akhir kematian

Adalah kehidupan

Kau bisa nikmati

Kau bisa mengerti

Nanti.


JEDA

Betapa puas hatiku

Melihatmu menangis

Kerna nilai merahmu

Sebagai balasan

Sikapmu selama ini

Mengabaikan pelajaran

Dalam setiap pertemuan

Makanya jangan kau remehkan aku

Kerena aku gurumu


KAYA

Kebahagiaan

Bukan tahta

Bukan harta

Bukan perhiasan dunia

Tapi kebahagiaan

Bisa didapat di mana saja

Karna benihnya ada di dada

Dan pupuknya kekayaan jiwa


AJAL

Beri aku satu minit tambahan

Akan ku isi dengan kebaikan

Atau satu detik saja

Akan kupenuhi ketaatan

Sayang,

Waktumu HABIS


HIDUPKU

Jangan harap orang memberi

Yang kau punya syukuri

Jauh lebih berarti

Dari emas seberat bumi


PASRAH

Maafkan

Hanya ini bisaku

Selebihnya

Biar ditelan waktu

Dan nafsu amarahmu


FANA

Mengapa kau marah

Melihat murid bersalah

Tidakkah kau paham

Dia akan besar

Dan mengerti arti kehidupan

Atau mungkin sudah kau ajari dia

Cara melakukan kesalahan ?


DIRI

Jangan menipu

Jangan tertipu

Waspada selalu!

IKHLAS

Tidak selalu jalan bisa dilalui

Tidak selalu keinginan terpenuhi

Tidak selalu dia memahami

Tidak selalu dia memaklumi

Kau mengerti?


DUNIA

Jabatan membuatmu lupa

Kerna kau lupa

Bahawa dunia sungguh melupakan

Kau lupa diri

Kau lupa mati

Kau dilupakan

Sepi…


HAKIKAT

Kecintaanku luar biasa berat

Tak dapat kuikat…

Ahh, entah mengapa

Hati kadang terpikat.

Dunia,…

Kau… luar biasa…

Hmm


KAYA

Beri aku maafmu

Kau berubah jadi raja


SYUKUR

Beri aku kata

Meski sebait puisi saja

Cukup membuatku kaya raya


NAFSU

Aku hanya mencoba

Bicara dengan cara berbeda

Jika aku salah, tegurlah

Sungguh, aku menghormatimu

Tapi amarahmu

Mengusir wibawamu

Dan emosimu

Membunuh ramah tamahmu

Kini kau berdiri di atas nafsumu

Dan menghardikku


DOSA

Pasti kumampu

Memberimu nilai semua

Mungkin ini dosaku yang keseribu

Dalam nafsuku yang terus mengebu

Hingga aku tak perlu malu

Karena aku adalah hantu

Bukan lagi diriku


WAKTU

Besok aku mati

Dimakan bumi

Ditinggal sendiri

Sepi

Mati

Besok aku mati


RINDU

Titip rindu untuk kautercinta…

Malam ini purnama sendiri.


KHILAF

Beri aku pisau belati

Akan kutikam nuraniku

Agar darah membuncah

Menyiram jiwa

Melembutkan

No comments:

Post a Comment